
LPM Gelar Rapat Koordinasi Persiapan Asesmen ISO 9001:2015
Bogor, 2 September 2026 — Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) melaksanakan Rapat Koordinasi Persiapan Asesmen ISO 9001:2015 pada 2 September 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan persiapan untuk memastikan seluruh aspek yang diperlukan dalam menghadapi asesmen ISO 9001:2015 telah dipersiapkan secara optimal.
Rapat koordinasi dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari rangkaian persiapan dan koordinasi penerapan ISO 9001:2015 yang telah dilakukan sebelumnya. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi perkembangan kesiapan, menyamakan pemahaman, serta memastikan setiap pihak yang terlibat memahami peran dan tanggung jawabnya dalam menghadapi proses asesmen.
Dalam kegiatan tersebut, LPM bersama pihak terkait melakukan pembahasan mengenai kesiapan dokumen, proses kerja, bukti pelaksanaan, serta berbagai aspek yang menjadi bagian dari penerapan sistem manajemen mutu. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara dokumen yang telah disiapkan dengan implementasi proses di lapangan.
Koordinasi juga diarahkan pada kesiapan dalam menghadapi proses asesmen, termasuk penguatan pemahaman terhadap proses kerja yang diterapkan dan bukti-bukti yang perlu ditunjukkan. Setiap unit terkait didorong untuk memastikan dokumen dan informasi yang tersedia dapat memberikan gambaran yang jelas, konsisten, dan dapat dipertanggungjawabkan.
LPM menekankan bahwa keberhasilan asesmen ISO 9001:2015 tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan dokumen, tetapi juga oleh konsistensi implementasi sistem manajemen mutu dalam proses kerja sehari-hari. Oleh karena itu, kesiapan sumber daya manusia dan pemahaman terhadap sistem yang diterapkan menjadi bagian penting dalam proses persiapan.
Rapat koordinasi juga menjadi ruang untuk mengidentifikasi berbagai kendala dan aspek yang masih memerlukan penyempurnaan. Hasil pembahasan diharapkan dapat segera ditindaklanjuti sehingga seluruh persiapan dapat diselesaikan secara terarah sebelum pelaksanaan asesmen.
Penerapan ISO 9001:2015 diharapkan dapat memperkuat sistem kerja yang terstruktur, konsisten, terdokumentasi, dan berorientasi pada peningkatan mutu. Integrasi penerapan standar dengan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) juga menjadi bagian penting dalam membangun sistem penjaminan mutu yang efektif dan berkelanjutan.
Melalui Rapat Koordinasi Persiapan Asesmen ISO 9001:2015 pada 2 September 2026, LPM terus memperkuat koordinasi dan memastikan kesiapan seluruh pihak dalam menghadapi tahapan asesmen. Sinergi dan komitmen bersama diharapkan dapat mendukung kelancaran proses asesmen sekaligus memperkuat budaya mutu di lingkungan perguruan tinggi.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mewujudkan sistem manajemen mutu yang efektif, akuntabel, dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan.






