
Bagian Perencanaan dan Sistem Informasi (BPSI) Universitas Pakuan Capai Pemenuhan Persyaratan SNI ISO 27001:2022
Bogor, September 2026 — Bagian Perencanaan dan Sistem Informasi (BPSI) Universitas Pakuan mencatatkan pencapaian penting dalam memenuhi persyaratan SNI ISO 27001:2022 tentang Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI). Sertifikasi ini diterbitkan oleh Lembaga Penilaian Kesesuaian PT. ENHAII Mandiri 186 dengan Nomor Sertifikat 26070002-SMKI.
Pencapaian ini mencakup ruang lingkup "Sistem Manajemen Keamanan Informasi pada Layanan Pengelolaan Sistem Informasi Kepegawaian Universitas Pakuan" sesuai dengan Statement of Applicability (SOA.UP.002 Rev. 1, Diterbitkan Tanggal 01 Juni 2026).
Apa itu SNI ISO 27001:2022?
SNI ISO 27001:2022 – Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) merupakan standar internasional yang membantu organisasi membangun, menerapkan, memelihara, dan meningkatkan sistem pengelolaan keamanan informasi secara sistematis dan berbasis risiko.
Penerapan standar ini diarahkan untuk mendukung kemampuan BPSI Universitas Pakuan dalam:
- Menjamin kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data pada sistem informasi institusi, khususnya data kepegawaian (SIMPEG).
- Mengidentifikasi, mengelola, dan memitigasi risiko keamanan siber serta potensi ancaman informasi secara proaktif.
- Meningkatkan kepercayaan civitas akademika dan pemangku kepentingan terhadap keandalan infrastruktur dan layanan TI Universitas Pakuan.
Dengan demikian, SMKI tidak hanya berkaitan dengan proteksi teknis, tetapi juga mencakup tata kelola, kebijakan, prosedur, dan kesadaran seluruh pihak terhadap keamanan informasi.
Komitmen BPSI Universitas Pakuan
Pemenuhan persyaratan SNI ISO 27001:2022 menjadi bagian dari komitmen Bagian Perencanaan dan Sistem Informasi (BPSI) Universitas Pakuan dalam memperkuat keamanan ekosistem digital institusi yang berorientasi pada keandalan, keselamatan data, dan mutu layanan.
Penerapan SMKI mendukung tata kelola sistem informasi yang lebih aman dan terstruktur, khususnya dalam pengelolaan data kepegawaian melalui platform SIMPEG.
Pencapaian ini sekaligus menjadi komitmen berkelanjutan Universitas Pakuan dalam mendukung transformasi digital yang aman dan tepercaya. Ke depan, evaluasi dan pemantauan sistem keamanan informasi terus dilakukan secara berkala guna memastikan perlindungan data yang optimal di setiap proses operasional perguruan tinggi.






